02 September 2008

Hunting perlengkapan bayi

Assalamu alaikum sahabat..

Sudah hampir 2 bulan ini bunda tidak menyapa sahabat-sahabat yang sudah sudi mampir di pawon. Mudah-mudahan keselamatan dan kesejahteraan dari Allah Subhanahu wa ta’ala selalu menyertai kalian. Amien.. Amien.. Ya Rabbal Alamin.. Maklum ibu rumah tangga yang satu ini agak sedikit mulai sibuk dengan pekerjaan baru yaitu mempersiapkan kelahiran buah hati kami (yang kalo bahasa Ibu Ani Yudhoyono sih “Penghuni Baru Istana”) di rumah kontrakan kami di depok.

Alhamdulillah kehamilan bunda sudah masuk minggu ke 34, berarti sudah 8 bulan 2 minggu. Ketika di lihat di USG 4D di rumah sakit bersalin Duren Tiga, dokternya menyatakan kalo anak kami perempuan, “Lihat ya bapak..Ibu.. kelaminnya terbelah. Its a baby girl! Alhamdulillah”. ujar Dr. Sri Pudyastuti. SpoG. Jadi yang selama ini suka heboh dangdutan tengah malam di perut bunda itu Wedhok (Bahasa jawanya perempuan) thoo.. Ya mudah-mudahan kamu jadi anak yang sehat, lengkap, pandai dan sholehah ya nduk.. (Amien.. amien.. ya rabbal alamien..). Kalo menurut perkiraan dokter, Insya Allah anak kami akan lahir setelah lebaran Idul Fitri sekitar tanggal 16 Oktober 2008. Jika merujuk perhitungan medis, kehamilan akan berlangsung selama 40 minggu tapi kalo menurut buku kalo sudah kehamilan kedua mungkin lebih cepat, tolong ya didoakan mudah-mudahan lancar dan selamat. Mengingat history kehamilan yang pertama, bunda agak berhati-hati kalau-kalau mungkin akan kejadian seperti abangnya dulu, meninggal sebelum 36 minggu karena toksoplasma yang diam-diam ternyata ngendon (berdiam) di dalam darah bunda. Ya tentu saja bunda tidak mau hal ini terjadi lagi. Masih trauma bo’.. tapi memang itulah ujian yang harus kami suami istri terima. Insya Allah mudah-mudahan kami diberikan jalan menjadi manusia utama. Amiiiiiiien..

Seperti di katakan di awal, di trisemester terakhir ini bunda agak sibuk mempersiapkan kebutuhan Si Adek (Karena belum punya nama, jadi dipanggil begitu. Adakah sahabat yang mau sumbang nama? Yaa sebagai referensi). Jadi agak sibuk keluar masuk itc depok or margo city buat ngelengkapin keperluannya. Alhamdulillaaaaah banget ada ibu mertua yang berbaik hati datang dari Banyuwangi mau nemenin bunda menjelang melahirkan jadi bisa nanya-nanya deh apa aja yang perlu disiapkan. Ya beberapa sih bunda baca dari buku apa aja yang harus dibeli. Lucunya walaupun Si Adek ini adalah anak kedua, tapi rasanya hebohnya kayak anak pertama deh soalnya jadi lapar mata pengennya semua di beli. Untung ada mbak Anon (Istrinya pak Nurhadi M. Musawir, Anggota DPR RI dari PAN) yang sudah berbaik hati me-lungsur-kan beberapa barang-barang yang sudah tidak di pake oleh Akbar Rais dan Raisya ke bunda, berupa seperangkat tempat mandi besar lengkap dengan bak mandi dan gerobaknya, dan beberapa baju, gurita, dan popok kain yang masih sangat bagus, karena memang mereka makenya cuma 4 bulananlah ya. Jadi bunda en uti hanya membeli yang kurang-kurangnya saja. Berikut ini beberapa kebutuhan yang biasanya diperlukan oleh baby new born, tapi biasanya sudah ada daftar panjang yang sudah di sediakan di baby shop. Tapi di bawah ini sih nyang kudu aya :

1. ½ lusin baju lengan pendek & ½ lusin baju lengan panjang. Cari yang berbahan flanel. Belinya dikit aja karena Si Adek makenya juga cuma sebentar. Tapi ingat beberapa bajunya yang kotor ditempatkan di suatu baskom yang di isi air dan sabun dan bila sudah terkumpul beberapa lembar segera di cuci supaya tidak menumpuk dan tidak membuat warnanya jadi kekuningan (ini nasehat mertua nih).
2. 1 lusin kaos dalem (singlet).
3. 1 lusin popok kain. Kalo popok sih mungkin bisa dibeli agak banyak karena umumnya Si Adek akan sering kencing minimal 6 kali sehari dan mungkin lebih banyak kalo pas musim hujan. Tapi kalo kehabisan popok kain, bisa pake popok sekali pake.
4. 1 lusin sarung tangan dan kaki
5. 1 lusin gurita
6. 1 lusin bedongan + peniti besar
7. Topi bayi yang berbahan lembut
8. 2 buah Waslap yang berbentuk tangan untuk memudahkan kita saat memandikan Si Adek
9. Selimut yang bertopi atau tidak
10. Gendongan
11. Tas doraemon (biasanya sih akan memuat segala macam keperluannya)
12. Perlak karet.
13. Minyak kayu putih, minyak telon alkohol.
14. Liquid powder (bedak cair) yang akan dibubuhkan untuk didaerah selangkangan.
15. Kosmetik bayi bisa dibeli yang sudah tersedia dalam bentuk paket didalam tas.
16. Sisir bayi
17. Potong kuku
18. Bola-bola kapas or tisu basah.
19. Bantal dan guling bayi.

Pintar-pintar dalam membuat daftar barang yang dibutuhkan, dan banyak tanya kepada orang yang sudah berpengalaman dalam merawat bayi. Jika tidak bijaksana dalam membeli perlengakapan buat Si Adek nanti, maka yang akan terjadi nanti adalah beberapa barang yang tidak terpakai. Syukur bunda punya sahabat-sahabat yang mau membagi pengalamannya dalam hal apa saja yang diperlukan untuk merawat bayi yang baru lahir. Tengkyu ya..

Menjelang persalinan bunda banyak diberi tahu oleh uti (panggilan mertua) agar banyak jalan kaki, hal ini berguna untuk menguatkan otot untuk proses persalinan nanti. Tapi beribu maaf ya uti, sampe hari ini koq ya susah banget dijalanin. Soalnya susah banget bunda buat bangun paginya, hal ini dikarenakan bunda baru bisa tidur kalo udah lewat jam 2 pagi. Padahal udah diusahain matanya dimeremin, sebelum bobo juga udah minum susu + pisang goreng (karena biasanya tengah malam suka mendadak lapar) teuteeeeeup aja nih mata gak mau tidur. Jadinya malah ngelamun yang enggak-enggak. Pokoknya susah banget deh mau tidur cepet, enggak tau kenapa. Tapi bunda udah menggantinya dengan menyapu dan mengepel dengan gaya nungging seksi setiap jengkal lantai rumah ditambah setegah jam antenatal yoga setiap hari, mudah-mudahan bisa mengganti kegiatan jalan ya uti. Tapi mudah-mudahan sahabat-sahabat blogger mom bisa bantu apa aja yang bisa bunda lakuin untuk bisa mengganti kegiatan jalan kaki. Ada saran?

Bunda berdoa saat persalinan nanti bisa dengan jalan normal, ya mengingat cerita orang-orang kalo melahirkan caesar 1000 kali lebih sakit karena perawatannya juga gak boleh sembarangan. Tapi memang benar sih kalo melahirkan normal itu lebih enak, bunda ingat tuh waktu di induksi selama 4 hari 4 malam menahan sakit kontraksi. Tapi pas anaknya keluar.. rasa sakitnya langsung hilang, sirna tidak berbekas. Bahkan bunda bisa jalan seperti biasa, kayak jalannya preman menang judi gitu deh.. Gagah beneeeer! Subhanallah.. berkat doa orangtua, suami dan saudara-saudara akhirnya bunda bisa juga melewati pengalaman melahirkan karena kodrat bunda sebagai wanita sempurna. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu melimpahkan rahmat dan karunianya kepada wanita-wanita yang sudah diberikan kesempatan untuk memelihara amanah-Nya. Maka bersyukurlah mereka, mengingat diluar sana terdapat golongan-golongan yang mendustakan dan tidak mensyukuri ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’Ala. Naudzubillahi min dzalik..

Sepertinya sampe disini dulu postingan bunda ini, mudah-mudahan cukup untuk mengobati kangennya sahabat-sahabat bunda. Karena bunda enggak sadar saat menulis postingan ini jam dinding sudah menunjukkan pukul 00:30 wib. Kaki sudah mulai terasa kesemutan (jadi kebayang gimana kalo kegajahan hehehehe..), pinggang sudah terasa mau patah, mata mulai mengantuk, yang didalam perut.. mulai dangdutan. Kalo bunda enggak sempet posting or on-line di YM, mohon jangan kuciwa ya eh kecewa. Kalo ada sahabat yang pengen kenalan or nanya-nanya soal kehamilan, sms aja ke 081399049068. Insyaallah kalo ada waktu or ada pulsa pasti dibales (maklum). Makasih ya udah mau mampir, kalo Allah mengijinkan mudah-mudahan kita ketemu lagi. Wassalam..

banner-cantik

0 comment:

Posting Komentar